Penginjilan Melalui Penyerahan Diri - 1
Penginjilan Melalui Penyerahan Diri - 1
"Berdiri di Tengah" menangkap esensi visualnya (di Kana, di bawah salib, di ruang atas) dan juga posisi teologisnya (ia hadir di pusat komunitas, bukan di pinggiran).
· "Sang Penatua Pertama" adalah klaim yang berani namun tepat, yang mengundang untuk melihat perannya dengan lensa baru, tanpa mengurangi gelarnya sebagai Bunda Allah.
Sebuah narasi tentang seorang perempuan yang seluruh hidupnya adalah sebuah kehadiran yang setia di tengah-tengah karya keselamatan Allah.
Tentang Peristiwa Kana
Urutan berdasarkan kronologi Alkitab
1. Pembaptisan Yesus
· Diceritakan dalam Matius 3:13-17, Markus 1:9-11, dan Lukas 3:21-22.
· Peristiwa ini menandai awal dari pelayanan publik Yesus di muka umum. Setelah dibaptis, Yesus memulai karya-Nya dalam memberitakan Injil.
2. Percobaan di Padang Gurun
· Setelah baptisan, Roh memimpin Yesus ke padang gurun untuk dicobai Iblis selama 40 hari (Matius 4:1-11, Markus 1:12-13). Peristiwa ini terjadi setelah baptisan dan sebelum mujizat pertama.
3. Perkawinan di Kana (Mujizat Pertama)
· Diceritakan dalam Yohanes 2:1-11.
· Injil Yohanes dengan jelas mencatat bahwa mujizat ini adalah tanda yang pertama yang dibuat Yesus (Yohanes 2:11).
· Cerita ini terjadi setelah Yesus memanggil murid-murid pertama-Nya (seperti Andreas, Petrus, dan Filipus), yang semuanya terjadi setelah Yesus kembali dari padang gurun.
Jadi, urutan lengkapnya adalah:
Pembaptisan Yesus -> Percobaan di Padang Gurun -> Pemanggilan Murid-Murid Pertama -> Perkawinan di Kana (Mujizat Pertama).
Dengan kata lain, Yesus sudah dibaptis dan diurapi oleh Roh Kudus sebelum Ia melakukan mujizat pertamanya di Kana.
Tentang Penginjil Pertama
Menurut pendapat umum dan narasi teks Alkitab sendiri, sosok yang paling sering diidentifikasi sebagai penginjil pertama adalah perempuan: Maria Magdalena.
Berikut adalah penjelasan dan kandidat-kandidat lainnya:
1. Maria Magdalena: Penginjil Pertama dari Kebangkitan
Ini adalah jawaban yang paling kuat dan secara teologis sangat signifikan.
· Peristiwa: Setelah Yesus bangkit, Ia pertama kali menampakkan diri kepada Maria Magdalena (Markus 16:9, Yohanes 20:11-18).
· Perintah Langsung: Yesus kemudian berkata kepadanya, "Pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka..." (Yohanes 20:17).
· Tindakannya: Maria Magdalena pun pergi dan memberitahukan kepada murid-murid Yesus bahwa ia telah melihat Tuhan dan menyampaikan apa yang dikatakan Tuhan kepadanya (Yohanes 20:18).
Karena dialah yang pertama kali membawa kabar baik (Injil) tentang Kebangkitan Yesus—yang merupakan inti sari dari iman Kristen—banyak tradisi, bapa gereja, dan teolog modern menyebutnya sebagai "Rasul bagi para Rasul" (Apostola Apostolorum).
2. Yesus Kristus: Sumber dan Pemberita Injil Pertama
Secara teknis, Yesus adalah pemberita Injil yang pertama.
· Awal Pelayanan: Injil Markus mencatat, "Setelah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah" (Markus 1:14).
· Kabar Baik dari Sumbernya: Yesus adalah sumber Kabar Baik itu sendiri, dan Dialah yang pertama kali memberitakannya secara terbuka.
3. Yohanes Pembaptis: Sang Perintis Jalan
Yohanes Pembaptis sering dianggap sebagai "penginjil" pertama dalam arti seorang yang mempersiapkan jalan bagi Kristus.
· Fungsinya: Ia memberitakan "pertobatan" untuk mempersiapkan hati orang banyak menerima Kabar Baik yang akan dibawa oleh Yesus (Matius 3:1-2). Meskipun pesannya adalah pertobatan, konteksnya adalah mempersiapkan kedatangan Mesias, yang merupakan bagian dari kabar baik.
4. Para Gembala (dari Kelahiran Yesus): Pemberita Kabar Baik Natal
Dalam narasi Natal, para gembala adalah kandidat kuat untuk "penginjil" pertama.
· Peristiwa: Setelah melihat bayi Yesus, "mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu" (Lukas 2:17).
· Reaksi Pendengar: Semua orang yang mendengarnya menjadi heran. Mereka adalah orang-orang pertama yang menyebarkan kabar tentang kelahiran Mesias.
5. Maria (Ibu Yesus) & Elisabet: Pemberita dalam Narasi Awal
Sebelum semua peristiwa di atas, Maria dan Elisabet sudah saling memberitakan kemuliaan Tuhan.
· Nyanyian Pujian Maria (Magnificat) dalam Lukas 1:46-55 adalah sebuah proklamasi teologis yang mendalam tentang kabar baik keselamatan yang akan Tuhan lakukan melalui anaknya.
Kesimpulan
Jika yang dimaksud adalah pemberita kabar baik (Injil) tentang Yesus yang sudah bangkit, maka Maria Magdalena adalah jawaban yang paling tepat dan umum diterima.
Namun, jika definisinya diperluas, kita bisa melihat bahwa ada banyak "penginjil pertama" dalam berbagai konteks narasi Alkitab:
· Untuk Kebangkitan: Maria Magdalena.
· Untuk Kelahiran Mesias: Para Gembala.
· Untuk Mempersiapkan Kedatangan Mesias: Yohanes Pembaptis.
· Sumber Injil itu sendiri: Yesus Kristus.
Nuansa ini menunjukkan bahwa kabar baik Allah disampaikan melalui banyak orang, dari berbagai latar belakang, sejak awal mula.
Komentar
Posting Komentar