Minggu Paskah - 1
Minggu Paskah - 1
"Ia Tidak Ada Di Sini": Pesan Kebangkitan yang Harus Jelas dalam Hidup Kita
Inilah pesan paling tegas dari kebangkitan. Malaikat di kubur tidak berkata: "Mungkin Ia sudah bangkit," atau "Coba cari di tempat lain." Ia berkata dengan tegas: "Ia tidak ada di sini." Tempat kematian, kubur, dosa, dan kegelapan—tidak lagi menjadi tempat kediaman-Nya. Demikian juga ketika kita bangkit dari kubur dosa, pesan itu harus jelas dalam hidup kita: dosa tidak ada lagi di sini, kemandirian tidak ada lagi di sini, ilusi tidak ada lagi di sini. Dunia, Iblis, dan manusia harus bisa melihat dengan tegas: Ia (manusia lama kita) tidak ada di sini.
Mari kita bedah dengan Alkitab.
---
1. Pesan Malaikat: "Ia Tidak Ada Di Sini"
Matius 28:5-6
"Aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya."
a. Bukan Ketidakhadiran Biasa
Malaikat tidak berkata "Ia sedang pergi" atau "Ia akan segera kembali." Ia berkata: "Ia tidak ada di sini." Ini adalah pernyataan final bahwa kematian telah dikalahkan. Kubur kosong adalah bukti bahwa Yesus tidak lagi berada di tempat kematian.
b. Tempat yang Ditinggalkan dengan Tegas
Tempat bekas mayat Yesus sekarang kosong. Kain kafan tertinggal, dilipat rapi. Tidak ada keraguan: Dia sungguh tidak ada di sini.
c. Makna bagi Kita
Ketika kita bangkit dari kubur dosa, dunia harus bisa berkata tentang diri kita: "Ia tidak ada di sini." Bukan berarti kita menghilang, tetapi manusia lama kita—yang dikuasai dosa, yang hidup dalam kemandirian, yang terikat pada dunia—tidak ada lagi.
---
2. Manusia Lama Tidak Ada Lagi: Dua Kemungkinan yang Keliru
a. Kesalahan: Manusia Lama Masih Ada, Hanya "Ditutupi"
Banyak orang mengira bahwa setelah percaya, manusia lama masih ada tetapi "ditutupi" oleh anugerah. Mereka masih hidup dalam dosa, tetapi merasa aman karena sudah "dibaptis" atau "percaya." Ini adalah kebohongan. Paulus berkata tegas:
Roma 6:6
"Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya."
"Telah disalibkan" —bukan "sedang diproses" atau "akan disalibkan." Ini adalah peristiwa yang sudah selesai. Manusia lama sudah mati.
b. Kesalahan: Manusia Lama Masih Ada, Hanya "Dikunci"
Ada yang mengira manusia lama masih ada, tetapi "dikunci" di dalam kubur. Suatu saat bisa "keluar" lagi jika kita lengah. Ini juga keliru.
Galatia 2:20
"Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku."
Paulus tidak berkata "aku dikunci" atau "aku ditahan." Ia berkata "aku telah disalibkan." Manusia lama mati. Yang hidup sekarang adalah Kristus.
c. Kebenaran: Manusia Lama Tidak Ada Lagi
2 Korintus 5:17
"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."
"Sudah berlalu" —bukan "sedang berlalu" atau "akan berlalu." Ini adalah pernyataan final. Manusia lama tidak ada lagi.
---
3. Tiga Tempat di Mana Kita "Tidak Ada Lagi"
a. Tidak Ada Lagi di Kubur Dosa
Roma 6:2
"Sebab kita telah mati terhadap dosa. Bagaimanakah kita dapat hidup lagi di dalamnya?"
Kubur dosa adalah tempat di mana manusia lama dikuburkan. Setelah kebangkitan, kita tidak ada di sana. Dunia tidak bisa menemukan kita lagi di dalam dosa.
b. Tidak Ada Lagi di Bawah Hukuman Hukum Taurat
Galatia 3:13
"Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan menjadi kutuk karena kita."
Kita tidak lagi berada di bawah hukuman. Kutuk hukum Taurat tidak ada lagi pada kita.
c. Tidak Ada Lagi dalam Belenggu Iblis
Kolose 1:13
"Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih."
Kuasa kegelapan tidak lagi menjadi tempat kediaman kita. Kita sudah dipindahkan.
---
4. Pesan yang Harus Jelas dalam Hidup Kita
a. Bagi Dunia: "Ia Tidak Ada di Sini"
Dunia mencari-cari kelemahan kita. Dunia ingin menemukan bukti bahwa kita masih sama seperti dulu. Tapi ketika dunia mencari manusia lama kita, mereka harus tidak menemukan apa-apa.
1 Petrus 4:3-4
"Sebab sudah cukup banyak waktu kita pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah... Sekarang orang-orang asing itu heran, bahwa kamu tidak turut menceburkan diri pada lembah kebejatan yang sama."
Dunia heran karena kita tidak ada lagi di tempat yang dulu.
b. Bagi Iblis: "Ia Tidak Ada di Sini"
Iblis menuduh, Iblis mencari-cari kesalahan kita. Tapi ketika ia mencari manusia lama kita, ia harus tidak menemukan apa-apa karena manusia itu sudah bangkit.
Wahyu 12:10
"Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa... karena pendakwa saudara-saudara kita telah dilemparkan ke bawah."
Iblis adalah pendakwa. Tapi ia tidak bisa mendakwa manusia yang sudah bangkit.
Ayat yang paling relevan dengan konsep bahwa Iblis tidak bisa lagi mendakwa orang percaya yang telah "bangkit" atau menjadi "manusia baru" adalah Roma 8:33-34:
"Siapakah yang akan mendakwa orang-orang pilihan Allah? Allah yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang duduk di sebelah kanan Allah, yang justru menjadi Pembela bagi kita."
Penjelasannya:
· "Manusia baru" (2 Korintus 5:17) yang telah bangkit bersama Kristus (Efesus 2:5-6) tidak lagi berada dalam hukuman dosa.
· Iblis disebut sebagai "pendakwa saudara-saudara kita" (Wahyu 12:10), tetapi di sorga dakwaannya ditolak karena Kristus telah mati, bangkit, dan menjadi Pembela (Pengacara) bagi umat-Nya.
· Karena orang percaya sudah dibenarkan oleh Allah, maka tidak ada dakwaan Iblis yang dapat menggugurkan status kekal mereka sebagai anak-anak Allah.
Ayat pendukung lain:
· Kolose 2:13-15 — Iblis dilucuti senjatanya (termasuk kuasa untuk mendakwa) karena Kristus telah menghapuskan surat hutang dosa.
· Yohanes 5:24 — Barangsiapa percaya, tidak akan dihukum.
Kesimpulan: Iblis tetap menuduh, tetapi Allah tidak menerima dakwaannya terhadap orang yang sudah lahir baru dan dibenarkan dalam Kristus.
c. Bagi Diri Sendiri: "Aku Tidak Ada di Sini"
Kita sering tergoda untuk kembali ke "identitas lama"—menganggap diri masih lemah, masih berdosa, masih tidak layak. Tapi ingatlah: manusia lama itu sudah mati.
Efesus 4:22-24
"Tanggalkanlah manusia lama... dan kenakanlah manusia baru. "
Jangan panggil lagi manusia lama yang sudah mati. Dia tidak ada lagi.
---
5. Tabel: Sebelum dan Sesudah Kebangkitan
Tempat
- Sebelum Kebangkitan
- Sesudah Kebangkitan
Dunia dosa
- Masih ada di sana
- Tidak ada di sana
Hukuman hukum Taurat
- Masih terikat
- Tidak ada di sana
Kuasa kegelapan
- Masih dalam belenggu
- Tidak ada di sana
Identitas lama
(yg berdosa)
- Masih dihidupi
- Tidak ada lagi
---
6. Aplikasi: Membuat Pesan Itu Jelas
a. Keluar dari Pintu Kubur
Kolose 3:5
"Matikanlah apa yang duniawi dalam dirimu."
Jangan tetap dalam kegelapan kubur. Manusia lama sudah mati. Tapi yg baru telah dibangkitkan.
b. Jangan Kembali
Roma 6:12
"Sebab itu janganlah dosa berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana."
Dosa boleh mencoba mengetuk pintu. Tapi jangan buka. Karena manusia dulu yang mendengarkan dosa sudah tidak ada.
c. Biarkan Dunia Melihat Perubahan
Matius 5:16
"Hendaklah terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu."
Ketika dunia melihat perbuatan baikmu, mereka tahu: orang ini tidak lagi di tempat yang dulu.
d. Ingatkan Dirimu Setiap Hari
Roma 6:11
"Demikianlah hendaknya kamu memandang dirimu: mati bagi dosa (melaksanakan Sabat), tetapi hidup (bangkit - merayakan Minggu) bagi Allah dalam Kristus Yesus pada dirimu: "Manusia lamaku sudah mati. Aku tidak lagi dalam gelap kubur dosa. Kristus hidup di dalam aku."
---
7. Kesimpulan: Pesan Kebangkitan Harus Jelas
Pesan
- Makna
- Bukti dalam Hidup
"Ia tidak ada di sini"
- Manusia lama sudah mati
- Tidak lagi hidup dalam dosa
Kubur kosong
- Tidak ada lagi keterikatan
- Dunia tidak menemukan
Kain kafan tertinggal
- Masa lalu ditinggalkan
- Tidak kembali ke kebiasaan lama
Perubahan nyata
- Hidup baru
- Perbuatan baik, kasih, kesaksian
Maka, marilah kita:
· Pastikan pesan itu jelas bagi dunia: "Ia tidak ada di sini." Dunia tidak boleh menemukan manusia lama dalam dirimu.
· Pastikan pesan itu jelas bagi Iblis: "Ia tidak ada di sini." Iblis tidak punya hak untuk mendakwa orang yang sudah bangkit.
· Pastikan pesan itu jelas bagi dirimu sendiri: "Aku tidak ada di sana." Jangan panggil lagi manusia yang sudah mati.
Roma 6:3-4
"Tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus Yesus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati... demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. "
**Kubur kosong adalah bukti Yesus telah bangkit. Hidupmu yang berubah adalah bukti bahwa manusia lamamu sudah mati dan tidak ada lagi di sana. **
"Tuhan Yesus, kubur-Mu kosong. Manusia lamaku juga harus 'tidak ada di sana.' Ajar aku meninggalkan dosa, meninggalkan kemandirian, meninggalkan ilusi. Biarlah dunia, Iblis, dan diriku sendiri melihat dengan jelas: aku tidak ada lagi di kubur dosa. Karena aku telah bangkit bersama-Mu dalam hidup yang baru. Amin."
Komentar
Posting Komentar